Apakah istilah gigantisme masih asing ditelinga Anda? Jika sebagian Anda masih belum mengetahui pengertian gigantisme sebenarnya maka simak uraian informasi berikut ini.

Apa sebenarnya pengertian gigantisme?

Pada umumnya para penderita penyakit ini akan nampak terlihat memiliki postur tubuh yang terlampau besar layaknya seperti raksasa. Kemudian selain itu orang yang mengalami gigantisme juga memilki dengan kondisi umumnya seperti nyeri pada sendi, berkeringat berlebihan serta penebalan pada jari tangan dan kaki.

Sehingga bisa dikatakan bahwa pengertian Gigantisme adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya keadaan dimana pertumbuhan seseorang yang tidak normal sehingga mereka akan tampak memiliki tampilan yang besar diluar umumnya manusia. Bahkan juga dikatakan penyakit ini langka terjadi. 

Misalnya penyakit ini terjadi pada anak-anak maka mereka akan mengalami  perubahan yang paling jelas terlihat pada tinggi tubuh dan lingkar badan yang tidak sepertu normalnya orang lain.

Kondisi seperti ini akan terjadi saat kelenjar pituitari pada anak-anak telah memproduksi hormon pertumbuhan secara berlebihan diluar batas normalnya.  Kelenjar pituitari sendiri merupakan sebuah organ tubuh berukuran kecil yang terletak dibawah otak. Istilah lain untuk hormon pertumbuhan yang berlebihan ini adalah hormon somatotropin. Oleh karenanya saat ingin mengendalikan penyakit ini maka bisa dengan cara menghentikan produksi hormon pertumbuhan yang berlebih tersebut.

Tanda-tanda dan gejala gigantisme

Setelah Anda mengetahui apa itu gigantisme maka Anda  juga perlu mengetahui gejala dari gigantisme itu sendiri. Pada utama yang nampak pada gigantisme adalah ukuran tubuh penderita yang sangat besar dan tinggi jika dibanding dengan orang-orang pada normal. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin timbul misalnya terjadi pembesaran pada organ-organ dan otot tubuh tertentu.

Walaupun memiliki ukuran tubuh yang besar namun pubertas pada penderitanya akan datang terlambat. Selain terjadi pembesaran yang tidak wajar pada bagian kaki dan tangan, namun jari tangan dan kaki juga turut melebar dan membesar.

Namun memiliki tangan terasa lembut denga dahi dan rahang yang lebih lebar kemudian pada gigi bagian bawah agak menonjol ke depan pada lidah, hidung, dan bibir juga membesar. Pada laki-laki  memiliki nada suara yang bertambah berat.

Penderita gigantisme juga mengalami perubahan pada kulit, lebih kering dan berkeringat lebih banyak, sering mengalami nyeri sendi dan sakit kepala. Pada gejala yang lebih serius juga timbul beberapa gejala di antaranya adalah, penyakit jantung, kemudian diabetes melitus, dan tekanan darah tinggi.

Penyebab penyakit gigantisme

Setelah mengetahui gejalanya Anda juga perlu mengatahui penyebabnya. Adapun penyebab utama penyakit gigantisme merupakan adanya sebuah tumor jinak yang terdapat pada kelenjar pituitari. Kelenjar berukuran kecil ini terletak dibagian dasar otak. 

Semua orang memiliki kelenjar ini sebab sejak manusia lahir maka tubuh manusia akan tumbuh dengan pengaruh oleh adanya hormon yang diproduksi pada oleh kelenjar pituitari ini.  Contohnya adanya hormon-hormon yang berperan pada tubuh manusia adalah GH atau growth hormone  dan hormon pertumbuhan HGH atau human growth hormone.

Keberadaan tumor jinak pada kelenjar pituitari biasanya disebut dengan adenoma yang mampu memengaruhi produksi hormon tersebut. Namun umumnya kemunculan adenoma menyebakan masalah kesehatan yang diturunkan dari anggota keluarga. Oleh karenanya anak yang menderita penyakit ini memproduksi banyak hormon pertumbuhan, sehingga tidak heran jika tubuh mereka menjadi lebih tinggi dan lebih besar dari ukuran normal manusia.

Demikianlah pengertian gigantisme dan penyebab sekaligus gejala yang ditimbulkan pada penderitanya semoga menambah wawasan Anda.