bukalapak.com

 

Kota pelajar ini memiliki segudang tempat wisata yang menarik dan unik. Yogyakarta memang dikenal sebagai Kota budaya yang sangat ramah terhadap wisatawan dari mana pun juga.

 

Parang jika Yogyakarta masih menjadi salah satu Primadona pertama saatnya liburan. Hotel-hotel di Yogyakarta dan penginapan murah biasanya akan lebih cepat habis pada saat high season.

 

Selain menjadi tempat wisata, yogyakarta juga memiliki banyak kuliner yang istimewa. Terlebih di antaranya bisa dijadikan sebagai buah tangan buat keluarga di rumah. Berikut ulasan oleh-oleh apa yang awet untuk dibawa pulang.

 

  1. Jogja scrummy

 

Saat ini memang Tengah ramai oleh khas artis, ketinggalan oleh-oleh khas Yogyakarta ini digawangi oleh aktor tak kenal Dude Herlino. Meskipun bukan asli Jogjakarta namun tak ada salahnya menjadikan Jogja scrummy ini sebagai oleh-oleh dari Yogyakarta.

 

Jogja scrummy adalah brownies yang dipadukan dengan Pah pastry. Uniknya kudapan ini disajikan dengan menggunakan selai yang melted di mulut. Jogja scrummy memiliki berbagai varian rasa mulai dari mangga, coklat, keju, karamel, hingga taro. Wisatawan bisa mendapatkan Jogja scrummy di daerah Jalan Kaliurang KM 5,5.

 

  1. Mamahke Jogja

 

Selain Dude Herlino yang merambah kuliner di Jogja salah satu artis cantik Zaskia Adya Mecca juga mencoba peruntungan dengan menjajakan produk bolu lembut berlabel mamahke Jogja.

 

Istri dari hanung Bramantyo ini cukup sukses mengenalkan produk kulinernya. Bahan dasarnya menggunakan bolu lembut dan juga puff pastry. Ada beragam varian rasa yang istimewa yang ditawarkan oleh mamahke Jogja. Jika ingin tidak menunggu di jalur antrian, ada baiknya datang lebih awal di daerah selatan Tamansari Yogyakarta.

 

  1. Bakpia Kencana

 

Boleh jadi inilah bakpia kekinian yang mengikuti tren pasar. Umumnya bakpia memiliki isian berupa kacang hijau. Namun bakpia Kencana ternyata menangkap selera pasar dengan menghadirkan beberapa varian rasa.

 

Inilah salah satu oleh-oleh Yogyakarta yang masih bertahan dan bisa berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Varian rasa tersebut mulai dari varian rasa yang istimewa seperti green tea, rasa mainstream seperti keju dan coklat, apa rasa anti-mainstream seperti rasa ubi ungu yang menjadi salah satu favorit wisatawan.

 

Jika ingin mendapatkan bakpia Kencana di outlet aslinya jangan lupa datang ke daerah Jalan Wates KM 6 atau di cabang lainnya seperti di Jalan Magelang dan Jalan Adisucipto dekat bandara.

 

  1. Gudeg kaleng

 

Selain bakpia yang berhasil berinovasi mengikuti selera pasar. Kuliner khas Yogyakarta yang paling terkenal gudeg juga mencoba untuk berinovasi dengan menyajikan kemasan yang lebih praktis juga tahan lama.

 

Gudeg kaleng ini memang cukup Istimewa karena biasanya gudeg disimpan dengan menggunakan Kendil atau wadah dari bahan tanah liat. Dirasa tidak praktis, kaleng inilah yang menjadi pengganti sehingga lebih mudah untuk dibawa dikemas dan juga menarik untuk dijadikan oleh-oleh.

 

Oleh oleh khas Yogyakarta ini bisa kamu dapatkan di Jalan Wijilan dekat dengan Keraton. Saat pagi hari, gudeg Wijilan Selalu ramai dikunjungi wisatawan juga warga lokal yang ingin sarapan gudeg.

 

  1. Bakpiapia

 

Inovasi yang berbeda dilakukan oleh bakpiapia berbeda dengan bakpia Kencana yang memberikan varian rasa kekinian. Mbak Tia mencoba peruntungan dengan memberikan rasa baru yang anti mainstream.

 

Wisatawan pun menjadi penasaran mencoba apa rasanya abon dicampur dengan bakpia. Selain rasa abon bakpiapia juga mempunyai varian rasa yang bikin penasaran seperti brokoli cheese, peda ijo, hingga tuna pedas yang menggugah selera.

 

Boleh jadi inilah salah satu inovasi yang paling berbeda dari inovasi inovasi kuliner khas Yogyakarta yang layak untuk dijadikan oleh-oleh.

 

  1. Coklat monggo

 

Coklat monggo memang bukan asli dari Yogyakarta, namun memiliki cita rasa khas dari negeri asalnya Belgia. Coklat monggo ternyata menggunakan bahan-bahan dari daerah di Indonesia seperti Sulawesi Sumatera hingga dari Pulau Jawa sendiri.

 

Salah satu yang menarik adalah kemasan coklat monggo yang memberikan sentuhan budaya sehingga wisatawan bisa mendapatkan kesan yang istimewa ketika membeli coklat monggo. Coklat ini juga sudah banyak beredar di daerah ibukota yang dijual di beberapa supermarket besar.

 

  1. Salak Pondoh

 

Tak ada yang semanis salak seperti salak pondoh. Pada saat musim panen salak pondoh akan dijual di pinggir-pinggir jalan berkilo-kilo gram yang dibawa dari daerah sekitar Yogyakarta seperti Sleman, Magelang, dan Muntilan.

 

Salah satu keistimewaan salak pondoh yaitu memiliki daging yang kering namun manis serta berwarna putih. Bahkan kini sudah muncul beberapa Argo wisata perkebunan salak pondoh yang juga dilengkapi berbagai fasilitas wisata bagi anak-anak dan juga keluarga.

 

Untuk bisa menikmati wisata dan kuliner Jogjakarta memang tak cukup hanya satu hari satu malam saja. Agar bisa lebih hemat kamu bisa mendapatkan promo hotel murah dari reservasi.com. Tak perlu khawatir lagi menginap dan menikmati kuliner khas Yogyakarta.